Dunia Seperempat Abad

Note : Tulisan kali ini tidak berhubungan dengan resep atau koleksi2 barang :)

Dulu ketika saya masih kerja di sebuah radio di Surabaya, saya punya seorang teman sesama penyiar sedang ultah ke 25, dia bilang seperti ini “aku mulai quarter life crisis ni ne..” waktu itu saya cuma bisa he eh aja tapi ga terlalu paham juga apa maksudnya karena saya masih berumur 21 tahun. Nah kalo sekarang saya baru paham..

Kurang lebih satu bulan sudah saya berumur 25 tahun. Lalu, apa yang istimewa dari angka 25 tahun itu?? Sebagian orang menganggap umur 25 adalah titik tengah peralihan menuju kehidupan baru yang menuntut untuk bertindak lebih dewasa dari sebelumnya, namun terkadang muncul juga perasaan berontak seolah masih ingin menikmati kehidupan kemarin kala remaja yang penuh keceriaan dan tidak menuntut kedewasaan, bagaimana mulai memilah dan menyelesaikan masalah dengan baik, pertanyaan di dalam hati tentang bagaimana hidup kedepan nanti juga mulai menghias isi kepala, dan masih banyak lagi, inilah yang biasa dinamakan masa-masa krisis perempat baya atau bahasa kerennya Quarter Life Crisis. Saya pun sekarang sedang berada di dalamnya dan saya menikmatinya, ini adalah masa perak saya (^^)

Saya mengganggap angka 2 dan 5 itu adalah dua orang penjaga yang berjaga-jaga di depan pintu gerbang, sambil membukakan pintu mereka pun berkata “Selamat Datang di Dunia Seperempat Abad-mu Nane , siapkan diri lebih baik lagi”.

:)


7 Responses to “Dunia Seperempat Abad”

  1. Arie says:

    SEMANGAT teh..

  2. wawangunawan says:

    ada masa ketika kita tidak peduli dengan angka-angka usia
    karena itu selalu menakutkan
    sebab banyak hal yang berlalu cepat lewati masa yang kita ingini
    seperti di arus jeram kesibukan, target, goal, planing…..
    moo…mooo…..

  3. nane.nindya says:

    Pastinya.. :)

  4. Hendra says:

    Selamat yah mbak nane sudah seperempat abad….
    penggembar kabar pa$ar yang di bawakan oleh anda …

    Salam

  5. adi says:

    what’s goin on tomorrow ? who knows.., kenapa harus berpikir terlalu panjang ttg bagaimana dgn kehidupan nanti,, ga usah khawatir dg segala sesuatu yg blum terjadi, bnyk org yg bwt planning sngt matang tp tekadang hasilnya ga sesuai dgn apa yg dharapkan,, yg pnting bagi kita adalah lakukan yg trbaik, doa, trus bersyukur n semangat…!

  6. Noor Irawan says:

    Ayo-ayo…tambah usia membuat dirimu semakin matang dalam menatap masa depan yang telah kau cita-citakan. Semoga sukses yo mbak…TETAP SEMANGAT…

  7. riswindyo says:

    sepakat mbak… tapi mbak masih mending coz dunia kerjanya dikelilingi oleh orang2 yg paling ga seumuran… nah lo kalo saya, yg berkecimpung di bimbingan belajar… ga pernah merasa tua meski klo dirumah baru nyadar kayak yg mbak rasain… hehe ;)

Leave a Reply


Google Sitemap Generator