Kabar
Puluhan Ayam di Bojonegoro Positif Flu Burung
Jumat, 27 February 2009 12:44 WIB
Bojonegoro, (tvOne)
Puluhan ekor ayam di Kecamatan Ngraho, Baureno dan Kecamatan Kota, Bojonegoro, Jawa Timur, terpaksa dimusnahkan karena positif mengidap flu burung atau avian ifluenza (AI)., Jumat, (27/2).
Menurut Tukiwan Yusa , Tim Pastisipatory Desease Searcing Respon (PDSR), yang diterjunkan di lapangan menemukan kasus flu burung di ternak ayam warga di Desa Kauman, Mulyoagung, Kecamatan Kota, dan kasus flu burung di sejumlah desa di Kecamatan Ngraho dan Baureno.
Karena sudah positif mengidap flu burung, maka ayam masyarakat tersebut jumlah total 94 ekor dimusnahkan dengan cara dibakar dan kemudian dikubur.
Wilayah yang menjadi pantauan tim PDSR, terutama difokuskan di sepanjang Daerah Aliran Sungai(DAS) Bengawan Solo. Sebab, lanjutnya, di daerah sepanjang DAS Bengawan Solo di Bojonegoro berpeluang muncul penyakit flu burung, karena sungai terpajang di Jawa itu, berpeluang menjadi tempat pembuangan bangkai ternak ayam.
Menurut Tukiwan Yusa , Tim Pastisipatory Desease Searcing Respon (PDSR), yang diterjunkan di lapangan menemukan kasus flu burung di ternak ayam warga di Desa Kauman, Mulyoagung, Kecamatan Kota, dan kasus flu burung di sejumlah desa di Kecamatan Ngraho dan Baureno.
Karena sudah positif mengidap flu burung, maka ayam masyarakat tersebut jumlah total 94 ekor dimusnahkan dengan cara dibakar dan kemudian dikubur.
Wilayah yang menjadi pantauan tim PDSR, terutama difokuskan di sepanjang Daerah Aliran Sungai(DAS) Bengawan Solo. Sebab, lanjutnya, di daerah sepanjang DAS Bengawan Solo di Bojonegoro berpeluang muncul penyakit flu burung, karena sungai terpajang di Jawa itu, berpeluang menjadi tempat pembuangan bangkai ternak ayam.
Apalagi, sekarang kondisinya sedang banjir luapan Bengawan Solo secara merata.
" Sepanjang daerah banjir berpeluang menjadi daerah endemis munculnya penyakit flu burung," kata Tukiwan .
Dari data pada Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, populasi ayam di Bojonegoro jumlahnya mencapai tiga juta ekor, yang 800 ribu ayam ras di antaranya terbanyak di Kecamatan Kepohbaru.
Dia menjelaskan tim PDSR, yang bekerja dengan masyarakat akan mengambil tindakan penanganan kalau sewaktu-waktu ditemukan kasus flu burung di Bojonegoro.