Beranda Kabar tvOne Program Jadwal Acara tvOne Siaran Pers RSS Feed Surat tvOne Indeks Berita BangOne
Politik Ekonomi Nasional Internasional Jabodetabek Olahraga Nusantara Hukum Sosial Budaya IPTEK
Newsticker:
tvOne - Memang Beda
Cetak Berita

Kabar Ekonomi

2010, Ekspor Ban RI Dipoyeksi Naik 10 persen
Rabu, 02 December 2009 00:07 WIB

Jakarta, (tvOne) 

Ekspor ban nasional pada 2010 diperkirakan meningkat 10 persen menjadi 33 juta unit dibanding proyeksi tahun ini sebesar 30,2 juta unit seiring membaiknya permintaan pasar otomotif dunia. "Saya kira dari Oktober sampai Desember 2009 permintaan di pasar ekspor terus membaik. Tren ini akan berlanjut sampai tahun depan," ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI) Tjuju Dharmawan di Jakarta, Selasa (1/12).

Tjuju menerangkan, pasar ban mobil tahun ini bergerak berlawanan arah dibanding 2008. Jika pada tahun lalu, pasar melemah memasuki Oktober, tahun ini justru sebaliknya. "Ini merupakan tren positif," katanya.

Dari data APBI, pasar ban mobil pada Oktober naik 33,3 persen menjadi 3,69 juta dibanding bulan sebelumnya. Namun secara akumulasi (Januari-Oktober), pasar ban turun 13,2 persen menjadi 31,3 juta unit dibanding periode sama tahun lalu akibat anjloknya pasar otomotif baik lokal maupun domestik.

Adapun permintaan ekspor per Oktober 2009 melemah 11,9 persen menjadi 22,42 juta unit. Hingga akhir tahun total penjualan ban ditaksir turun 5 persen dibanding tahun lalu sebesar 42,18 juta unit. Tjuju menambahkan, hingga kini belum ada satu produsen ban yang melaporkan rencana investasi pada 2009 untuk merespons pemulihan pasar. Dari penelusuran, total kapasitas terpasang industri ban mobil mencapai 45 juta unit.

Sementara itu, harga ban mobil diperkirakan akan naik 5-7 persen pada awal 2010 akibat kenaikan harga bahan baku berupa karet alam. Harga karet alam, kata Tjuju, naik sekitar 10-15 persen sejak Oktober. "Kami terpaksa naikkan harga jual. Namun kenaikan tidak penuh karena takut penjualan turun," ucapnya. (Ant)
 

ai
Bookmark and Share

Komentar

Kirim Komentar Anda

Nama Anda
Email Anda
Komentar Anda Maks. 500 karakter.
Kode Keamanan
Masukkan kode