Kabar Ekonomi
DKP Targetkan Produksi Udang Windu 10,42 persen per tahun
Senin, 30 November 2009 03:47 WIB
Padang, (tvOne)
Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) menargetkan peningkatan produksi udang windu dapat tumbuh sebesar 10,42 persen per tahun. "Target tersebut optimistis tercapai terkait tahun 2009, Departemen Pekerjaan Umum telah melakukan perbaikan saluran irigasi dan prasarana tambak udang," kata Kepala Pusat Data, Statistik dan Informasi DKP Soen`an H. Poernomo, dalam keterangan resminya yang diterima di Padang.
Soen`an mengatakan, perbaikan saluran irigasi dan prasarana tambak udang tersebut menggunakan dana stimulus dengan total anggaran Rp430 miliar dengan luas areal tambak seluas 53.000 hektar untuk 56 kabupaten pada 16 provinsi. Ia menjelaskan, udang windu dikembangkan dengan teknologi ekstensif polikultur, yakni digabung dengan komoditas lain dan bersifat organik. "Dengan teknologi tersebut maka udang windu harga jualnya menjadi tinggi apalagi kini tingginya tingkat konsumsi masyarakat dunia terhadap udang windu," katanya.
Selain itu, ke depan juga akan diupayakan subsidi pupuk organik dan menekan penggunaan pupuk anorganik yang sering digunakan petani tambak selama ini. Ia mengatakan, tiap usaha intensifikasi dalam upaya meningkatkan produksi selalu diikuti oleh penurunan kualitas lingkungan yang diakhiri dengan meningkatnya serangan hama dan penyakit ikan budidaya termasuk udang. "Dalam mencegah dan mengurangi serangan hama dan penyakit tersebut, 2009 Pemerintah telah membangun Balai Penyidikan Penyakit Ikan dan Lingkungan di Kabupaten Serang Provinsi Banten, yang peresmiannya diharapkan dapat dilakukan pada akhir Januari 2010," katanya.
Balai ini akan memiliki laboratorium hama, penyakit ikan dan lingkungan yang lengkap, sehingga dapat melakukan kajian terhadap hama, penyakit dan lingkungan secara detail dan mendalam. Ini diharapkan dapat memecahkan dan mengatasi masalah hama, penyakit dan lingkungan secara fundamental dan komprehensif.
Dengan telah dipersiapkannya sarana dan prasarana untuk mendukung industri udang ini, diharapkan pihak perbankan dan lembaga-lembaga keuangan lainnya tidak ragu-ragu lagi untuk memberikan kemudahan dalam pendanaan bagi petambak. "Petambak perlu mendapatkan akses perbankan dengan mudah guna mendukung upaya percepatan peningkatan produksi udang windu. Sekaligus mendorong pembangunan perikanan budidaya dalam periode 2010-2014 yang diharapkan terjadi peningkatan produksi sebesar 353 persen yakni dari 5,26 juta ton menjadi 16,89 juta ton. " katanya. (Ant)
ai