Kabar Nusantara
PNS Halmahera Selatan Malas Masuk Kantor
Minggu, 29 November 2009 10:29 WIB
Ternate, (tvOne)
Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) malas masuk kantor, terutama kalau Bupati Halsel sedang keluar daerah.
"Saya pusing melihat disiplin PNS di lingkup Pemkab Halsel ini. Mereka malas sekali masuk kantor, terutama kalau Bupati sedang keluar daerah," kata Kabag Organisasi Pemkab Halsel Soadri Ingratubun di Ternate, Minggu.
Sejak Bupati Halsel Muhammad Kasuba keluar daerah untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci dua pekan lalu, maka banyak sekali PNS di lingkup Pemkab Halsel yang tidak masuk kantor, kalaupun masuk hanya sebentar.
Parahnya lagi, kata Soadri, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Halsel juga ikut-ikutan malas masuk kantor tanpa alasan yang jelas. Bahkan tidak sedikit yang ikut meninggalkan Halsel.
Kondisi tersebut sering mendapat sorotan dari masyarakat setempat, terutama masyarakat yang kebetulan mengurus sesuatu di berbagai kantor di lingkup Pemkab Halsel. Soadri mengatakan, Bupati Muhammad Kasuba sudah berulang kali mengingatkan para PNS dan pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Halsel untuk memperhatikan disiplin, terutama dalam hal kehadiran di kantor.
Bahkan, Bupati mengancam akan memberi sanksi tegas kepada PNS dan pimpinan SKPD yang malas masuk kantor. Sanksi itu mulai dari penahanan gaji sampai pada pencopotan jabatan untuk pimpinan SKPD. "Tapi ancaman Bupati tersebut tidak digubris, bahkan saat ada Bupati di Halsel pun mereka tetap malas masuk kantor. Mungkin karena ancaman itu belum diterapkan oleh Bupati," katanya.
Sementara itu, sejumlah PNS di lingkup Pemkab Halsel mengaku malas masuk kantor karena hak-hak mereka seperti tunjungan insentif tidak lagi dibayar oleh Pemkab Halsel dengan alasan keuangan daerah sedang krisis.
"Kita disuruh rajin masuk kantor, tapi hak-hak kita tidak dipenuhi oleh pemkab. Tunjangan insentif kami sudah beberapa bulan belum dibayar, makanya saya malas masuk kantor," kata seorang PNS di Halsel yang minta namanya tak dipublikasikan. (Ant)
ed