Bandarlampung, (tvOne)
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan cuaca di Perairan Merak-Bakauheni, Minggu, berawan dan gelombang berkisar 0,3-1,0 meter. Arah angin di Selat Sunda bagian Utara itu, diprediksikan dari Barat Daya ke Barat dengan kecepatan 05-10 knot.
Sementara di Selat Sunda bagian Selatan, cuaca pun diprediksikan berawan, dengan angin dari Barat Daya ke Barat berkecepatan 05-10 knot, dan tinggi gelombang berkisar 0,75-2,5 meter.
Di Selat Bangka bagian Utara dan Selat Gelasa, cuaca diprediksikan hujan, angin dari Selatan ke Barat dengan kecepatan 05-15 knot, dan tinggi gelombang 0,3-1,5 meter. Begitu pula di Selat Bangka bagian Selatan, cuaca diprediksikan hujan, angin dari Selatan ke Barat dengan kecepatan 03-10 knot, dan tinggi gelombang 0,3-0,8 meter.
Kemudian, di Selat Bali bagian Utara (Ketapang-Gilimanuk), cuaca berpeluang hujan, angin dari Tenggara ke Selatan dengan kecepatan 03-21 knot, dan tinggi gelombang 0,3-1,3 meter.
Di Selat Bali bagian Selatan, cuaca pun berpeluang hujan, angin dari Selatan ke Barat Laut dengan kecepatan 03-21 knot, dan tinggi gelombang 0,3-1,5 meter. Cuaca berpeluang hujan pun dapat terjadi di Selat Badung, angin bertiup dari Tenggara ke Selatan dengan kecepatan 03-21 knot, dan tinggi gelombang 0,3-1,5 meter.
Sementara di Selat Lombok bagian Utara (Padang Bai-Lembar), cuaca pun berpeluang hujan, angin dari Tenggara ke Selatan dengan kecepatan 03-20 knot, dan tinggi gelombang 0,3-1,3 meter. Di Selat Lombok bagian Selatan, cuaca juga berpeluang hujan, angin bertiup dari Selatan ke Barat Laut dengan kecepatan 03-21 knot dan tinggi gelombang 0,3-1,5 meter.
BMKG juga menginformasikan, tinggi gelombang 2,0-3,0 meter berpeluang terjadi di Perairan Barat Mentawai hingga Enggano, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Tengah, Perairan Timur Kepulauan Riau, Perairan Kepulauan Natuna, dan Samudra Pasifik Utara Papua.
Kemudian, gelombang setinggi 3,0-4,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Pasifik Timur Filipina, serta gelombang 4,0-5,0 meter berpeluang terjadi di Kepulauan Anambas dan Laut Cina Selatan. (Ant)