Beranda Kabar tvOne Program Jadwal Acara tvOne Siaran Pers RSS Feed Surat tvOne Indeks Berita BangOne
Politik Ekonomi Nasional Internasional Jabodetabek Olahraga Nusantara Hukum Sosial Budaya IPTEK
Newsticker:
tvOne - Memang Beda
Cetak Berita

Kabar Ekonomi

2010, Posindo Incar Laba Bersih Rp90 miliar
Kamis, 26 November 2009 22:59 WIB

Jakarta, (tvOne) 

PT Pos Indonesia (Posindo) menargetkan laba bersih 2010 sebesar Rp90 miliar, meningkat naik dari prognosa laba bersih tahun 2009 sebesar Rp60 miliar. "Tahun 2010 kami makin optimistis bisnis PT Pos terus berkembang dengan target dalam RKAP (Rencana Kerja Anggaran Perusahaan) sebesar Rp90 miliar," kata Direktur Utama (Dirut) Pos I Ketut Mardjana, usai Rapat Kerja Kementerian BUMN dengan Komisi XI DPR, di Gedung MPR/DPR, Kamis (26/11).

Menurut Ketut, peningkatan laba pada 2010 merupakan kelanjutan dari program revitalisasi usaha yang sudah dijalankan mulai tahun 2009. Mulai tahun 2009, katanya, perseroan manajemen berhasil membalikkan keadaan dari kondisi rugi tahun 2008 sebesar Rp40 miliar. Hingga Oktober 2009 saja perusahaan pos pelat merah ini sudah mencapai Rp40 miliar.

Lebih lanjut, Ketut menjelaskan, pada tahun 2010 perseroan tetap fokus pada tiga layanan, yaitu pengiriman surat, jasa pembayaran, dan logistik. Pada pengiriman surat, Pos memberi nilai tambah pada jasa pengantaran surat bisnis, pengiriman barang cetakan, dan pengiriman surat bisnis seperti surat tagihan pembayaran telepon seluler. Selain juga surat tagihan kartu kredit, dan pengiriman surat-surat resmi dari sejumlah departemen dan lembaga pemerintah.

Sedangkan jasa pembayaran, perusahaan pos dan logistik pelat merah ini siap meningkatkan layanan pada micro payment, seperti jasa pembayaran tagihan listrik, air, telepon, tagihan KPR. Sementara untuk logistik diutarakan Ketut, meningkatkan layanan yang prima dengan menjalin kerjasama dengan perusahaan penerbangan.

Saat ini, komposisi bisnis ke tiga jasa pos tersebut yaitu jasa surat (mail) 57 persen, jasa pembayaran keuangan 35 persen, dan jasa logistik delapan persen. Untuk memenuhi target-target yang ditetapkan tersebut, perusahaan yang sudah berdiri sejak jaman Belanda ini pada 2010 akan mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar Rp500 miliar-Rp600 miliar, naik dari capex 2009 sekitar Rp100 miliar. "Sebagian besar capex akan dialokasikan untuk peningkatan sistem teknologi infirmasi, dan revitalisasi gedung cabang di seluruh tanah air," katanya.

Meski begitu, Ketut tidak merinci lebih lanjut sumber pembiayaan capex 2010. Ia hanya menjelaskan, sebagian akan dibiayai dari dana internal dan pinjaman perbankan, serta kemitraan dengan pihak ketiga. "Perbankan tentu sangat berminat membiayai Pos, karena kami tidak memiliki utang," tegasnya. (Ant)


 

ai
Bookmark and Share

Komentar

Kirim Komentar Anda

Nama Anda
Email Anda
Komentar Anda Maks. 500 karakter.
Kode Keamanan
Masukkan kode