Beranda Kabar tvOne Program Jadwal Acara tvOne Siaran Pers RSS Feed Surat tvOne Indeks Berita BangOne
Politik Ekonomi Nasional Internasional Jabodetabek Olahraga Nusantara Hukum Sosial Budaya IPTEK
Newsticker:
tvOne - Memang Beda
Cetak Berita

Kabar Jabodetabek

PLN: Gardu Cawang Sudah 88 Persen
Senin, 23 November 2009 18:18 WIB

Jakarta, (tvOne)

PT PLN (Persero) mengungkapkan, perbaikan trafo di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Cawang, Jakarta Timur sudah mencapai 88 persen. Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar di Jakarta, Senin (23/11) mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan penyelesaian perbaikan trafo Cawang bisa dilakukan sebelum 19 Desember 2009.

Menurut dia, pekerjaan yang belum selesai adalah pemasangan peralatan yang terhubungkan dengan trafo berkapasitas 500 kVA, setelah merampungkan sisi 150 kVA. "Setelah peralatan terpasang semua, akan dilanjutkan dengan pengetesan," ujarnya.

Direktur Operasional Jawa-Bali PLN Murtaqi Syamsuddin menambahkan, model pembelian daya listrik dari perusahaan akan diterapkan di wilayah lain yang mengalami krisis, selain menyewa genset. Guna mengatasi krisis listrik di Jakarta dan sekitarnya, PLN sudah membeli daya dari PT Bekasi Power dan PT Argopantes sebesar 39 megawatt (MW).

Saat ini, PLN telah melakukan pembicaraan pembelian daya listrik sebesar 86 MW dengan rincian Sumut 12 MW, Riau 16 MW, Bintan 4 MW, Jatim 10 MW, Kalsel 17 MW, Jabar 20 MW, Lampung 6 MW, dan Jambi 11 MW. PLN bersedia membayar kenaikan biaya produksi ditambah marjin yang wajar bagi pemilik daya. Potensi pembelian daya di Sumatra dan Kalimantan diperkirakan mencapai 300 MW.

Seperti diketahui, satu dari dua trafo di GITET Cawang terbakar pada 29 September 2009. Akibatnya, pelanggan listrik di wilayah Jakarta Timur dan Bekasi yang dilayani gardu Cawang mengalami pemadaman bergilir. Terbakarnya trafo Cawang menyusul gangguan trafo di GITET Kembangan, Jakarta Barat yang melayani Jakarta Barat dan Tangerang pada 27 September 2009.

Kerusakan kedua trafo tersebut menyebabkan kapasitas daya di Jakarta dan sekitarnya berkurang 800 MW. Namun, melalui berbagai upaya termasuk pengalihan ke GITET Balaraja yang baru beroperasi pertengahan Oktober lalu, pelanggan yang disuplai gardu Kembangan sudah tidak mengalami pemadaman bergilir.

Sedang, pemadaman bergilir akibat kerusakan trafo Cawang baru bisa diatasi pada Kamis (19/11) dengan partisipasi penghematan pelanggan besar dan pembelian kelebihan daya dari sejumlah perusahaan.

Beban daya di Jakarta dan sekitarnya yang mencapai 5.000 MW dipasok dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTGU) Muara Karang sebanyak 1.000 MW, PLTGU Tanjung Priok 840 MW, dan sisanya berasal dari pembangkit lain melalui interkoneksi Jawa-Madura-Bali.

mr
Bookmark and Share

Komentar

Kirim Komentar Anda

Nama Anda
Email Anda
Komentar Anda Maks. 500 karakter.
Kode Keamanan
Masukkan kode