Kabar Nusantara
Pencarian Korban Dumai Ekspress Terkendala Cuaca
Senin, 23 November 2009 14:37 WIB
Pekanbaru, (tvOne)
Hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi menghambat pencarian korban MV Dumai Ekpres 10 yang karam di perairan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (22/11).
"Kami semua, awak Dumai Ekpres ikut turun mencari korban, tapi cuaca buruk, pencarian terpaksa dihentikan. Kapal kami berlabuh dilaut," ujar Saf (40) salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) Dumai Ekpres 8 yang ikut mencari korban Dumai Ekpres 10, Senin.
Saf warga Dumai, Riau ini sehari-harinya adalah ABK Dumai Ekpres 8. Beberapa kapal dan personel Dumai Ekpres lainnya juga ikut mencari korban bersama Tim SAR, Polisi Perairan, TNI Angkatan Laut, Dinas Perhubungan serta masyarakat, namun cuaca sejak pagi amat buruk dan mereka tidak dapat turun untuk mencari belasan korban yang masih hilang.
Ia mengakui, tidak tahu pasti berapa jumlah penumpang kapal Dumai Ekpres 10, tetapi jumlah korban yang telah ditemui sebanyak 30 orang. "Korban yang meninggal masih ada di Rumah Sakit Daerah Tanjung Balai Karimun begitu juga korban yang selamat. Rencananya mereka bakal dibawa dengan kapal Dumai Ekpres 5, tapi karena cuaca buruk, kapal tidak dapat berangkat," katanya mengungkapkan.
Menurut dia, perusahaannya tempat bekerja memiliki 10 kapal Dumai Ekpres yang melayani rute Dumai-Batam, Tanjung Pinang-Dumai, Tanjung Buton-Batam dan Tanjung Balai Karimun-Batam.
Kapasitas masing-masing kapal feri antarpulau yang melayani rute Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau itu berbeda, ada berkapasitas 255 tempat duduk dan ada pula yang 315 tempat duduk seperti Dumai Ekpres 8, kapal tempatnya bekerja. Kapal Dumai Express 10 tujuan Batam-Dumai pada Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WIB tenggelam di Perairan Tukong Iyu, sebelah Utara Pulau Karimun Besar. (Ant)
ed