Beranda Kabar tvOne Program Jadwal Acara tvOne Siaran Pers RSS Feed Surat tvOne Indeks Berita BangOne
Politik Ekonomi Nasional Internasional Jabodetabek Olahraga Nusantara Hukum Sosial Budaya IPTEK
Newsticker:
tvOne - Memang Beda
Cetak Berita

Kabar Politik

Ruhut: Demokrat Tunggu Audit BPK
Sabtu, 14 November 2009 20:05 WIB

Jakarta, (tvOne)

Tuntutan pengusutan kasus skandal Bank Century terus bergulir. Lebih dari 124 anggota Dewan dari delapan fraksi di DPR telah menyetujui usulan hak angket kasus tersebut. Hanya Fraksi Partai Demokrat yang berkata lain. Sikap Demokrat menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Seperti diungkapkan anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, Demokrat bukannya tidak mau mendukung usulan angket Century. Maksud Demokrat adalah lebih baik sabar dulu menunggu audit selesai. "Kalau memang ada kesalahan, kami pasti juga akan maju, tapi tunggu hasil audit BPK dulu," ujar Ruhut saat wawancara di Kabar Petang tvOne, Sabtu, 14 November 2009.

Menurut Ruhut, kasus Bank Centruy telah masuk ranah politik. Seharusnya, kata Ruhut, skandal bank swasta yang telah mendapat suntikan dana talangan Rp 6,7 triliun itu tetap dipandang sebagai masalah hukum saja.

Ruhut bahkan heran  maraknya dukungan terhadap hak angket tersebut di DPR. "Dulu bilang tunggu hasil audit BPK, tapi kok sekarang  ramai-ramai usulkan hak angket. Ada apa ini?" sindirnya.

Tak masalah siapa yang terlibat, apakah itu Wakil Presiden Boediono sekalipun, lanjut Ruhut, jika memang terbukti bersalah pasti Demokrat tak akan segan bertindak tegas mengenai penegakan hukumnya. "Sabar saja dulu, kami pasti akan mengawal penegakan hukum atas masalah ini," tandas Ruhut.

Usul angket skandal Bank Century ini dipicu persetujuan Menteri Keuangan dan Bank Indonesia mengucurkan dana talangan pada bank yang bangkrut itu sebesar Rp 6,7 triliun. Angka itu tiga kali lipat dari yang disetujui parlemen.

Selain itu, meski dana talangan membengkak, sejumlah nasabah bank tersebut tak bisa mendapatkan tabungannya di bank yang sekarang bernama Bank Mutiara itu.

mr
Bookmark and Share

Komentar

Kirim Komentar Anda

Nama Anda
Email Anda
Komentar Anda Maks. 500 karakter.
Kode Keamanan
Masukkan kode